TribunAsiat.net, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bertemu dengan Presiden Japan International Cooperation Agency (JICA) Tanaka Akihiko di Jakarta pada Senin (30/10/2023). Sri Mulyani menyatakan bahwa mereka membahas berbagai potensi kerja sama yang hanya bisa dilakukan oleh Indonesia dan JICA.
“Salah satu di antaranya terkait dengan pilar Indonesia Emas 2045, yaitu kesetaraan pembangunan,” kata Sri Mulyani dalam unggahan di akun Instagram-nya, yang dikutip pada Rabu (1/11/2023).
Sri Mulyani juga menceritakan bahwa selama pertemuan, ia menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding antara Indonesian Aid dan JICA mengenai berbagai aspek kerja sama antara kedua lembaga tersebut. Indonesian Aid adalah Indonesian Agency for International Development, sebuah lembaga yang mengelola dan mendistribusikan dana negara untuk bantuan internasional di bawah Kementerian Keuangan.
Sri Mulyani juga mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut, Tanaka menunjukkan minatnya terhadap pembangunan di Indonesia. Tanaka memuji pengelolaan MRT Jakarta dan mengatakan bahwa kereta bawah tanah pertama Indonesia tersebut telah berkembang lebih pesat daripada milik Tokyo.
“Beliau memuji pengelolaan @mrtjkt yang sudah mencapai standar dunia dalam hal ketepatan waktu dan pemeliharaan asetnya. Bahkan menurutnya, kita sudah mencapai titik di mana kita lebih cepat daripada Metro Tokyo..!” kata Sri Mulyani.
Sri Mulyani juga menanggapi pujian tersebut dengan menjelaskan bahwa Indonesia sedang fokus membangun infrastruktur, termasuk jalan, bandara, dan pelabuhan di seluruh negeri. Ia mengatakan bahwa hal ini dapat menjadi titik fokus kerja sama antara Indonesia dan JICA untuk mempercepat pembangunan yang merata.
Pada akhir pertemuan, Sri Mulyani memberikan kenang-kenangan kepada Tanaka-san, berupa miniatur wayang yang ditempatkan dalam pigura. Saat memberikan kenang-kenangan tersebut, Sri Mulyani menjelaskan bahwa tokoh pewayangan diambil dari kisah Mahabharata, yang merupakan cerita yang sangat dekat dengan generasinya di Indonesia.
Dia juga mencatat perbedaan dalam cerita yang dikenal oleh generasi milenial, seperti manga Naruto dan One Piece. Tanaka tampak mengangguk sambil tersenyum mendengarkan penjelasan Sri Mulyani.
Sri Mulyani berharap bahwa kerja sama dengan JICA dapat memberikan manfaat bagi Indonesia dan dunia. Dia menyatakan bahwa pembangunan adalah proses yang kompleks yang memerlukan sinergi antara negara-negara di seluruh dunia untuk mencapai kesejahteraan bersama.
Media TribunAsia.net menerima Hak Jawab, Hak Sanggah, dan Hak Ralat. hubungi kami WhatsApp/Telpon : 0821-6731-2468
Ikuti Berita dan Baca Artikel yang lain di Google News




















