TribunAsia.net, Jakarta – Platform investasi digital asal Indonesia, PT Stockbit Investa Bersama (Stockbit), dan perusahaan investasi asal Singapura, Fullerton Fund Management Company Ltd (Fullerton), telah menjalin kemitraan strategis untuk mengatasi kebutuhan pengelolaan kekayaan para investor Indonesia.
Fullerton menyatakan dalam pernyataannya bahwa kedua belah pihak telah secara bersama-sama mengakuisisi PT Ayers Asia Asset Management, sebuah perusahaan pengelolaan aset Indonesia yang berbasis di Jakarta.
Dengan akuisisi ini, mereka akan bekerja sama untuk memproduksi dan mendistribusikan solusi investasi berkualitas bagi berbagai spektrum investor, mulai dari ritel, perantara, hingga institusi.
Menurut pernyataan tersebut, kemitraan strategis ini menggabungkan kemampuan yang saling melengkapi.
Baca juga: SoftBank Luncurkan Layanan AI Chat Internal yang Revolusioner
Dinyatakan bahwa platform investasi digital Stockbit dan wawasan lokal yang dimiliki Stockbit, yang dikombinasikan dengan keahlian investasi Fullerton, akan memungkinkan kerjasama ini membawa produk dan solusi inovatif bagi para investor di Indonesia.
Kedua perusahaan mencatat bahwa kemitraan ini merupakan peluang yang menarik untuk melayani salah satu pasar paling dinamis di Asia Tenggara.
“Stockbit sangat senang menjalin kemitraan dengan Fullerton, seorang manajer dana pemenang penghargaan dengan keahlian investasi yang mendalam dan fokus yang kuat pada manajemen risiko,” ujar Sigit Kouwagam, Chief Executive Officer dan Co-Founder Stockbit.
“Kami percaya bahwa catatan kinerja yang baik dari Fullerton dalam memberikan solusi investasi berkualitas akan memberikan manfaat bagi para investor di Indonesia,” tambahnya.
Jenny Sofian, Chief Executive Officer Fullerton Fund Management, juga mengatakan bahwa perusahaan tersebut sangat antusias memasuki pasar Indonesia bersama Stockbit, pemain fintech yang berkembang pesat dengan merek yang terkenal dan pemahaman mendalam tentang beragam kebutuhan investor di Indonesia.
“Ambisi mereka untuk membuat solusi investasi secara luas dapat diakses, melengkapi komitmen kami dalam merancang penawaran berkualitas untuk memenuhi kebutuhan pasar yang berkembang pesat dan dinamis ini,” ujarnya.
Baca juga: Lazada Luncurkan LazzieChat, Chatbot eCommerce Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara
Menurut pernyataan tersebut, populasi Indonesia yang besar dan prospek pertumbuhan yang kuat akan mendorong permintaan atas produk dan layanan keuangan.
Meskipun jumlah investor di Indonesia tumbuh sebesar 38 persen year-on-year pada tahun 2022, pernyataan tersebut mengatakan bahwa pasar pengelolaan aset masih belum sepenuhnya dimanfaatkan dibandingkan dengan negara-negara tetangga di wilayah tersebut.
Pernyataan tersebut juga menjelaskan bahwa aset dana investasi di Indonesia masih kurang dari 4 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), jauh di bawah Malaysia, Thailand, dan India di mana rasio ini adalah 35,8 persen, 30,3 persen, dan 15,8 persen dari PDB masing-masing.
Stockbit didirikan dengan misi untuk membantu masyarakat Indonesia mencapai masa depan finansial yang aman.
Pendekatan digital Stockbit memungkinkan investor untuk membangun portofolio sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi mereka dengan cara yang sederhana dan optimal.
Baca juga: Alumni Startup Studio Indonesia Bukukan Pendanaan Sebesar $65,8 Juta
Produk dan layanan Stockbit mencakup berbagai kelas aset, termasuk saham, obligasi, dan reksa dana.
Fullerton adalah spesialis investasi yang telah mapan dengan pengalaman selama 20 tahun dalam berinvestasi di berbagai kelas aset, pasar, sektor, dan wilayah.
Perusahaan ini sangat fokus pada manajemen risiko, dan klien-kliennya meliputi dana kekayaan negara, perusahaan asuransi, kantor keluarga, kekayaan pribadi, dan saluran ritel di Asia, Eropa, dan Amerika.
Media TribunAsia.net menerima Hak Jawab, Hak Sanggah, dan Hak Ralat. hubungi kami WhatsApp/Telpon : 0821-6731-2468
Ikuti Berita dan Baca Artikel yang lain di Google News





















