TribunAsia.net, Depok – Anang Hermansyah memberikan tanggapannya terhadap pernyataan Kaesang Pangarep yang siap mencalonkan diri sebagai pemimpin Depok.
Kaesang, yang merupakan putra bungsu Presiden RI Joko Widodo, menyampaikan hal ini melalui unggahan di YouTube.
Menurut Anang, keputusan Kaesang merupakan hal yang baik dan perlu diapresiasi. “Indonesia membutuhkan pemimpin-pemimpin muda.
Siapapun dia, generasi muda harus dihargai dan diberi kesempatan yang sama untuk berprestasi,” kata Anang kepada Republika.co.id pada Sabtu (17/6/2023).
Musisi dan produser musik yang tinggal di Kawasan Cinere, Depok, tersebut berpendapat bahwa pemimpin muda dapat memberikan pandangan dan pikiran segar.
Terlebih lagi, di era media sosial seperti sekarang, masyarakat dapat langsung menyampaikan aspirasi mereka ke publik.
“Aku harap ada pemimpin-pemimpin muda dengan pemikiran yang segar. Pemimpin yang cerdas, memiliki visi yang kuat, dan mampu merespons aspirasi publik,” ujar Anang yang pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia periode 2014-2019 dari Partai Amanat Nasional (PAN).
Terkait Depok, Anang berpendapat bahwa aspek-aspek mendasar seperti pendidikan, kesejahteraan, dan keadilan sosial perlu diperbaiki.
Anang menyebut bahwa hal-hal tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk mengembangkan diri dan membangun negara.
Anang juga melihat regenerasi dalam dunia politik Indonesia sebagai sesuatu yang positif bagi bangsa. Namun, seiring dengan niat Kaesang untuk berkecimpung di dunia politik, muncul pandangan negatif mengenai dinasti politik.
Hal ini dikarenakan beberapa anggota keluarga Kaesang juga terlibat dalam dunia politik.
Selain ayahnya yang saat ini menjabat sebagai Presiden RI, terdapat juga kakak sulung Kaesang, yaitu Gibran Rakabuming Raka yang menjabat sebagai wali kota Surakarta.
Ada juga kakak ipar Kaesang, yakni Bobby Nasution, yang menjabat sebagai wali kota Medan.
Menanggapi hal ini, Anang menyatakan bahwa dinasti politik bukanlah sesuatu yang buruk, selama tugas sebagai pemimpin dan pemangku kepentingan dilaksanakan dengan baik.
Malah, ada keuntungan karena Kaesang dapat belajar dari pengalaman keluarganya yang sudah berkecimpung dalam dunia politik.
Dalam kasus Kaesang, Anang menyebut bahwa Kaesang dapat mempelajari kepemimpinan dan kontribusi politik keluarganya, baik yang sukses maupun yang kurang sukses.
Menurut Anang, Kaesang dapat menggabungkan dan menyesuaikan pengalaman tersebut dengan apa yang dibutuhkan oleh publik.
Dalam pandangan Anang, lebih baik bagi masyarakat untuk tidak langsung menghakimi seseorang berdasarkan apa yang belum mereka capai.
Secara pribadi, sebagai juri ajang pencarian bakat Indonesian Idol, Anang memilih memberikan kesempatan kepada Kaesang dan pemimpin muda lainnya sesuai yang mereka peroleh.
Media TribunAsia.net menerima Hak Jawab, Hak Sanggah, dan Hak Ralat. hubungi kami WhatsApp/Telpon : 0821-6731-2468
Ikuti Berita dan Baca Artikel yang lain di Google News





















